Selasa, 16 Februari 2016

Berwirausaha Yuk!!



Hari ini saya akan menulis materi yang santai gak berat untuk dicerna otak. Kali ini saya akan mengajak kalian untuk berwirausaha. Pasti timbul pertanyaan-pertanyaan dari para pembaca, "kenapa kok saya tiba-tiba mengajak untuk berwirausaha?" Untuk pertanyaan itu saya akan menjabarkan alasan mengapa saya mengajak anda untuk berwirausaha.

  1. Yang pertama alasannya yaitu dengan menjadi pengusaha kita akan menentukan nasib kita sendiri. Kalau kita ingin cepat sukses sudah jelas kita harus ekstra keras bekerja untuk menggapai cita-cita tersebut. Tapi kalau kita santai ya sudah jelas penghasilan yang kita dapat akan sedikit pula.
  2. Pembuka atau penyedia lapangan kerja. Seorang wirausahawan bisa menyediakan lapangan kerja untuk masyarakat. Seperti kita tahu, lapangan kerja di Indonesia tidak sebanding dengan pencari kerja, namun tidak di pungkiri banyak lowongan yang tersedia namun pelamar tidak memenuhi kualifikasi yang di harapkan. Saya pernah membaca bahwa setiap tahun ada sekitar 200 ribu orang sarjana dan selalu bertambah. Namun mestinya seorang sarjana itu dimana memperoleh pendidikan yang lebih tinggi tidak berorientasi menjadi karyawan, namun bisa menjadi solusi dengan menyediakan lapangan pekerjaan minimal untuk dirinya sendiri. Para sarjana harus mencoba untuk merubah mindset dimana masih menjadi stereotip dimasyarakat semakin tinggi pendidikan, semakin berpeluang untuk bekerja di perusahaan besar dan di bayar tinggi.
  3. Pemutar gerak roda ekonomi. Dengan menjadi seorang wirausahawan, maka roda perekonomian akan terasa lebih bergerak. Seorang wirausahawan akan berusaha menciptakan produk atau jasa yang bisa di terima konsumen. Wirausahawan bisa menggaji karyawan yang membantunya. Karyawan tersebut kemudian mempunyai pendapatan untuk keluarganya, sehingga keluarganya bisa memiliki daya beli untuk memenuhi kebutuhannya.
  4. Pembayar pajak sebagai sumber pemasukan APBN/APBD. Wirausahawan juga mempunyai peran lain yaitu sebagai salah satu sumber pemasukan pemerintah baik pusat maupun daerah. Namun sayang Indonesia masih di kenal sebagai negara dengan biaya ekonomi tinggi, meskipun iklim wirausaha di Indonesia sudah cukup baik. Wirausahawan membayar berbagai macam pajak seperti pajak penjualan dll, sehingga jika pemerintah serius ingin meningkatkan penerimaan di sektor pajak, maka hendaknya mempermudah wirausahawan dalam menjalankan usahanya dan juga memihak pada mereka tidak semata-mata mereka yang mempunyai modal besar saja.
  5. Menjalankan peran sebagai fungsi sosial untuk memajukkan bangsa. Para wirausahawan dapat memajukkan bangsa melalui sumbangan-sumbangannya di berbagai bidang seperti pendidikan, budaya, kesehatan dan lain-lain. Saat ini banyak di kenal istilah social entreprenuer. Social entreprenuer atau wirausahawan sosial merupakan seseorang yang mempu mengidentifikasi problem sosial di sekitarnya seperti pendidikan, kesehatan, pengangguran dan lain-lain untuk kemudian melalui kemampuan kewirausahaannya membantu menyelesaikan permasalahan tersebut. Contohnya seorang social entreprenuer dari Bangladesh yang cukup mendunia adalah Muhammad Yunus, dimana melalui Grammen Bank yang di bukanya berhasil memberdayakan banyak orang dan membantu banyak orang keluar dari jerat kemiskinan terutama kalangan ibu. Indonesia membutuhkan banyak wirausahawan sosial sehingga bisa mengatasi masalah yang masih banyak terjadi di masyarakat.
Menteri Koperasi dan UKM Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga mengatakan, bahwa "jumlah pengusaha di Indonesia hanya sekitar 1,65 persen dari jumlah penduduk saat ini". Yang artinya terlalu sedikit para pengusaha yang ada di Indonesia, dan apabila pengusaha di Indonesia meningkat artinya perekonomian di Indonesia meningkat pula. Untuk yang terakhir saya akan mengajak kawan-kawan semua untuk BERWIRAUSAHA YUK!!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar